I actually don't think something like perfection exists,
that is i think why we are born able to absorb things,..
and by comparing ourselves with something else, we can finally head in a good direction.
Tampilkan postingan dengan label Akhbar wal ahwal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Akhbar wal ahwal. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 September 2012

Sebuah nama sebuah cerita

Peta Pondok Pesantren Darul Hijrah Putra
Alhamdulillah tsumma alhamdulillah pada saat saya membuat entri ini saya masih dianugerahi kekuatan dan kesehatan, karena tanpa ridho dan berkah-Nya apalah yang akan bisa kita usahakan tanpa diri-Nya.

Pada entri kali ini, saya akan membahas sedikit tentang Pondok tercinta kami yaitu Pondok Pesantren Darul Hijrah Putra. Baiklah, untuk yang pertama yaitu nomor statisik pondok pesantren (NSPP) yang terdaftar di data Pon-Pes se-Kalimantan Selatan untuk darul hijrah putra yaitu 042630305010, dengan beralamatkan di Desa Cindai Alus, Rt.8, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Pondok pesantren kami ini adalah pondok alumni Gontor, diatas tanah waqaf dari H Ady Syahrani seluas 15 Ha yang akte waqafnya ditanda tangani tanggal 14 Maret 1986. Karena luasnya hanya sekitar 11 Ha, maka penambahan waqaf tanah seluas 4 Ha dipenuhi di Batung yang sekarang menjadi Pondok Darul Hijrah Puteri. Pendidikan dan pengajaran pondok ini dimulai bulan Agustus 1986. Karena terlambat dari tahun ajaran yang semestinya, yaitu bulan juli, sehingga santri pertamanya hanya 4 orang. Pondok ini diaktenotariskan pada tanggal 23 Agustus 1986 di hadapan notaris Bachtiar Banjarmasin.

Kalau dilihat dari perkembangannya dari tahun ke tahun, alhamdulillah pondok ini selalu mengalami peningkatan, kalau diingat-ingat lagi pada tahun 2002 saat saya pertama kali mondok disini, saat itu dengan perlengkapan dan fasilitas seadanya, masih banyak lahan yang belum dibuka, dan berbagai perbedaan yang sangat signifikan dengan keadaan sekarang, tak bisa diingkari dengan mengingat semua itu, harus lah santri-santri yang baru masuk ke pondok ini bersyukur dan belajar untuk lebih menerima serta mau memperjuangkan pondok ini, karena di pundak mereka lah masa depan pondok ini akan diletakkan.

إِنَّ فِى يَدِ الشُّبَانِ أَمْرَ الأُُمَّةِ وَ فِى أَقْدَامِهَا حَيَاتَهَا


Logo PonPes Darul Hijrah Putra

Teringat dulu akan kata-kata yang diucapkan oleh ustadz kami yang menjabat pengasuhan santri di pondok, beliau berkata "Al ma'hadu laa yanaamu abadan" ( Pondok ini tidak pernah tidur ),  saat pertama saya mendengar kata-kata tersebut, saya bingung apakah memang kalau nyantri di pondok ini diharuskan untuk tidak tidur ?
ternyata menurut penjelasan beliau, adalah bahwa segala kegiatan dan aktivitas di pondok ini akan terus berkesinambungan dimulai kita bangun tidur hingga kita tidur kembali.

Sedikit berbagi cerita waktu dulu saat kami masih mondok, kami diwajibkan berbicara bahasa resmi pondok (arab dan inggris) dan bagi yang berbicara selain dwi bahasa tersebut akan masuk ke dalam mahkamah (pengadilan) bagian bahasa pusat yang pastinya kami segani, jadi saking takutnya akan tidak memakai bahasa, hingga suatu malam saya tidak sengaja terbangun dan setelah itu saya mendengar teman saya mengigau menggunakan bahasa arab, sontak saya terkejut dan langsung bertanya-tanya, apakah mungkin sampai di dalam mimpi sana dia juga berbicara menggunakan bahasa resmi,.... ?

Kehidupan di pondok memang penuh kejutan, semoga ke depannya pondok kami menjadi lebih baik lagi. aamiin,..

Selasa, 07 Agustus 2012

Yang berbahaya dilingkungan Kita


1. BEKAS BOTOL AQUA

Mungkin sebagian dari Kita mempunyai kebiasaan memakai Dan memakai ulang Botol plastik (Aqua, VIT,  etc)  Dan  menaruhnya  di  Mobil  atau  di  kantor.  Kebiasaan  ini  tidak  baik,  karena  bahan  plastic botol  (disebut  juga  sebagai  Polyethylene  terephthalate  or  PET)  yang  dipakai  di  botol2  ini mengandung Zat2 karsinogen (atau DEHA). Botol ini aman untuk dipakai 1-2 kali saja, Jika anda ingin memakainya lebih lama, tidak boleh lebih dari seminggu, Dan harus ditaruh ditempat yang jauh dari matahari. 
Kebiasaan mencuci ulang dapat membuat lapisan plastik rusak Dan zat karsinogen itu bisa
masuk ke air yang Kita minum. Lebih baik membeli botol air yang memang untuk dipakai ber-ulang2, jangan memakai botol Plastik.

2. PENGGEMAR SATE

Kalau  Anda  makan  sate,  jangan  lupa  makan  timun  setelahnya.  Karena  ketika  kita  makan  sate sebetulnya  ikut  juga  karbon  dari  hasil  pembakaran  arang  yang  Dapat  menyebabkan  kanker.   
Untuk itu Kita punya obatnya yaitu timun yang Disarankan untuk dimakan setelah makan sate. Karena sate mempunyai  zat  Karsinogen  (penyebab  kanker)  tetapi  timun  ternyata  punya  anti  Karsinogen. 
Jadi jangan lupa makan timun setelah makan sate.

3. UDANG DAN VITAMIN C

Jangan makan udang setelah Anda makan Vitamin C. Karena ini akan menyebabkan Keracunan dari racun  Arsenik  (As)  yang  merupakan  proses  reaksi  dari  Udang  Dan  Vitamin  C  di  dalam  tubuh  Dan berakibat keracunan yang fatal dalam Hitungan jam.

4. MI INSTAN

Untuk  para  penggemar  MI  instan,  pastikan  Anda  punya  selang  waktu  paling  tidak  3  (tiga)  Hari setelah  Anda  mengkonsumsi  MI  instan,  jika  Anda  akan  mengkonsumsinya  lagi,  dari  informasi kedokteran,  ternyata  terdapat  lilin  yang  melapisi  MI  instan.  Itu  sebabnya  mengapa  MI  instan  tidak lengket  satu  Sama  lainnya  ketika  dimasak.  Konsumsi  mie  instan  setiap  hari  akan  meningkatkan kemungkinan seseorang terjangkiti kanker. 
Seseorang, karena begitu sibuknya dalam berkarir tidak punya  waktu  lagi  untuk  memasak,  sehingga  diputuskannya  untuk  mengkonsumsi  mie  instan  setiap Hari.  Akhirnya  Dia  menderita  kanker. Dokternya  mengatakan  bahwa  hal  ini  disebabkan  karena Adanya lilin dalam MI instan tersebut. Dokter tersebut mengatakan bahwa Tubuh Kita memerlukan waktu lebih dari 2 (dua) Hari untuk membersihkan lilin Tersebut.

5. BAHAYA DIBALIK KEMASAN MAKANAN



Kemasan  makanan  merupakan  bagian  dari  makanan  yang  sehari-Hari  kita  konsumsi.  Bagi  sebagian besar orang, kemasan makanan hanya sekadar bungkus makanan Dan cenderung dianggap sebagai "pelindung"  makanan.  Sebetulnya  tidak  Tepat  begitu,  tergantung  jenis  bahan  kemasan.Sebaiknya mulai sekarang Anda cermat memilik kemasan makanan. Kemasan pada makanan mempunyai fungsi Kesehatan,  pengawetan,  kemudahan,  penyeragaman,  promosi,  Dan  informasi.  Ada  Begitu  banyak bahan  yang  digunakan  sebagai  pengemas  primer  pada  makanan,  aitu  kemasan  yang  bersentuhan langsung dengan makanan.Tetapi tidak semua Bahan ini aman bagi makanan yang dikemasnya. 


Inilah ranking teratas bahan Kemasan makanan yang perlu Anda waspadai.

A.    Kertas. 
Beberapa  kertas  kemasan  Dan  non-kemasan  (kertas  Koran  Dan  majalah)  yang  sering
digunakan  untuk  membungkus  makanan,  terdeteksi  mengandung  timbal  (Pb)  Melebihi  Batas  yang ditentukan.  Di  dalam  tubuh  manusia,  timbal  masuk  melalui  Saluran  pernapasan  atau  pencernaan menuju  sistem  peredaran darah  Dan  Kemudian  menyebar  ke  berbagai  jaringan  lain,  seperti:  ginjal, hati, otak, Saraf Dan tulang. Keracunan timbal pada orang dewasa ditandai dengan gejala 3 P, yaitu pallor (pucat), pain (sakit) & paralysis (kelumpuhan) . Keracunan yang terjadipun bisa bersifat kronis Dan  akut.  
Untuk  terhindar  dari  makanan  Yang  terkontaminasi  logam  berat  timbal,  memang  susah- susah  gampang.  Banyak  Makanan  jajanan  seperti  pisang  goreng,  tahu  goreng  Dan  Tempe  goreng yang Dibungkus dengan Koran karena pengetahuan yang kurang dari is penjual, Padahal bahan yang panas  Dan  berlemak  mempermudah  berpindahnya  timbale  keMakanan  tsb.  Sebagai  usaha pencegahan, taruhlah makanan jajanan tersebut di Atas piring.


B.  Styrofoam.     
Bahan  pengemas  Styrofoam  atau  polystyrene  telah  menjadi  salah  satu  pilihan  Yang
paling  populer  dalam  bisnis  pangan.  Tetapi,  riset  terkini  membuktikan Bahwa  Styrofoam  diragukan keamanannya. 
Styrofoam yang dibuat dari kopolimer Styren ini menjadi pilihan bisnis pangan karena
mampu  mencegah  kebocoran  Dan  Tetap  mempertahankan  bentuknya  saat  dipegang.  Selain  itu, bahan  tersebut  Juga  mampu  mempertahankan  panas  Dan  dingin  tetapi  tetap  nyaman  dipegang, Mempertahankan  kesegaran  Dan  keutuhan  bahan  yang  dikemas,  biaya  murah,  lebih  Aman,  serta ringan.  Pada  Juli  2001,  Divisi  Keamanan  Pangan  Pemerintah  Jepang  Mengungkapkan  bahwa  residu Styrofoam  dalam  makanan  sangat  berbahaya.  Residu  Itu  dapat  menyebabkan  endocrine  disrupter (EDC),  yaitu  suatu  penyakit  yang  Terjadi  akibat  adanya  gangguan  pada  system  endokrinologi  Dan reproduksi manusia akibat bahan kimia karsinogen dalam makanan.  

JAM PIKET ORGAN TUBUH





Mudah-mudahan info ini bermanfaat bagi kita semua (info ini saya peroleh
dari milis Food Combining Indonesia), dan CoPas dari artikel yang berhubungan.


LAMBUNG
Jam 07.00 - 09.00                     
Jam piket organ lambung sedang kuat,
sebaiknya makan pagi untuk proses pembentukan energi tubuh sepanjang hari.  Minum jus
atau ramuan sebaiknya sebelum sarapan pagi, perut masih kosong sehingga zat yang
berguna segera terserap tubuh.

LIMPA
Jam 09.00 - 11.00                    
Jam piket organ limpa kuat, dalam mentransportasi cairan nutrisi untuk energi pertumbuhan.
Bila pada jam-jam ini mengantuk, berarti fungsi limpa lemah. Kurangi konsumsi gula, lemak,
minyak dan protein hewani.

JANTUNG
Jam 11.00 - 13.00                    
Jam piket organ jantung kuat, harus istirahat, hindari panas dan olah fisik, ambisi dan emosi
terutama pada penderita gangguan pembuluh darah.

HATI
Jam 13.00 - 15.00                    
Jam piket organ hati lemah, bila orang tidur, darah merah berkumpul dalam organ hati dan
terjadi proses regenerasi sel-sel hati. Apabila fungsi hati kuat maka tubuh kuat untuk
menangkal semua penyakit.

PARU-PARU

Jam 15.00 - 17.00                    
Jam piket organ paru-paru lemah, diperlukan istirahat, tidur untuk proses pembuangan racun
dan proses pembentukan energi paru-paru

GINJAL

Jam 17.00 - 19.00                    



Jam piket organ ginjal kuat, sebaiknya digunakan untuk belajar karena terjadi proses
pembentukan sumsum tulang dan otak serta kecerdasan.

LAMBUNG
Jam 19.00 - 21.00                    
Jam piket organ lambung lemah sebaiknya tidak mengkonsumsi makan yang sulit dicerna
atau lama dicerna atau lebih baik sudah berhenti makan

LIMPA

Jam 21.00 - 23.00                    
Jam piket organ limpa lemah, terjadi proses pembuangan racun dan proses regenerasi sel
limpa. Sebaiknya istirahat sambil mendengarkan musik yang menenangkan jiwa, untuk
meningkatkan imunitas.

JANTUNG

Jam 23.00 - 01.00                    
Jam piket organ jantung lemah. Sebaiknya sudah beristirahat tidur, apabila masih terus bekerja
atau begadang dapat melemahkan fungsi jantung.

HATI

Jam 01.00 - 03.00                    
Jam piket organ hati kuat. Terjadi proses pembuangan racun/limbah hasil metabolisme tubuh.
Apabila ada gangguan fungsi hati tercermin pada kotoran dan gangguan mata. Apabila ada
luka dalam akan terasa nyeri.

PARU-PARU

Jam 03.00 - 05.00                    
Jam piket organ paru-paru kuat, terjadi proses pembuangan limbah/racun pada organ paru-
paru, apabila terjadi batuk, bersin-bersin dan berkeringat menandakan adanya gangguan
fungsi paru-paru.  Sebaiknya digunakan untuk olah nafas untuk mendapatkan energi paru
yang sehat dan kuat.

USUS BESAR
Jam 05.00 - 07.00                    
Jam piket organ usus besar kuat, sebaiknya biasakan BAB secara teratur 

Sabtu, 26 November 2011

makna kata Alhamdulillah


makna kata الْحَمْدُ لِلّهِ - Alhamdulillah

bersujud kepada Allah
bersujud sepanjang waktu
setiap nafasmu seluruh hidupmu
semoga diberkahi Allah

bersabar taat pada Allah
menjaga keikhlasanNya
semoga dirimu semoga langkahmu
diiringi oleh rahmatNya

setiap nafasmu seluruh hidupmu
semoga diberkahi Allah

alhamdulillah wasyukurillah
bersyukur pada Mu ya Allah
indah dalam kebersamaan
hilanglah sebuah perbedaan


kata الْحَمْدُ لِلّهِ - Alhamdulillah artinya : segala kesyukuran / pujian hanya bagi Allah Ta 'ala , atas segala karunia yang dilimpahkan kepada para hamba-Nya yang tidak terhitung jumlahnya seperti kesehatan jiwa dan raga sehingga dapat menunaikan kewajiban kewajiban,

berbagai macam bentuk rezeki dan kenikmatan di dunia, bahkan dijanjikan kenikmatan yang abadi di akhirat bagi yang menaati-Nya, mad segala puji bagi Allah Ta 'ala atas segalanya.

Penakwilan ini sesuai dengan sejumlah riwayat yang ada dari Ibnu Abbas dan yang lainnya :

1. Muhammad bin 'Ala' menceritakan kepada kami, katanya, Utsman bin Sa'id menceritakan kepada kami, katanya, Basyar bin Immarah menceritakan kepada kami, katanya, Abu Rauq menceritakan kepada kami dari Adh-Dhahak, dari Ibnu Abbas, ia berkata, "Jibril berkata kepada Muhammad SAW, Wahai Muhammad. ucapkanlah. Alhamdulillah'
Ibnu Abbas berkata, Alhamdulillah artinya bersyukur kepada Allah dan mengakui segala kenikmatan-Nya, petunjuk-Nya dan lain sebagainya'."

2. Sa'id bin Amru As-Sukuni menceritakan kepadaku, katanya, Baqiyah bin Al Wa1id menceritakan kepada kami, katanya, Isa bin Ibrahim menceritakan kepadaku dari Musa bin Abi Habib dari Al Hakam bin Umair —seorang sahabat—, ia menyatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda,

إِذَا قُلْتَ الْحَمْدُ لِلّهِ , فَقَدْ شَكَرْتَ اللّهَ فَزَادَكَ
"Jika engkau mengucapkan; segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam, berarti engkau telah bersyukur kepada-Nya dan Dia akan menambahmu”

Ia berkata, "Ada pendapat yang mengatakan bahwa perkataan alhamdulillah adalah pujian kepada Allah atas nama dan sifat-Nya yang mulia,

sedang perkataan asy-syukru lillah adalah pujian kepada Allah atas nikmat dan karunia-Nya. Dan telah diriwayatkan dan Ka'b Al Ahbar bahwa ia berkata, "Alhamdulillah adalah pujian atas Allah, dan tidak dijelaskan dalam riwayat tersebut makna pujian yang mana."

3. Yunus bin Abdul A'la Ash-Shadafi menceritakan kepada kami, katanya, Ibnu Wahb memberitahukan kepada kami, katanya, Umar bin Muhammad menceritakan kepadaku, dari Suhail bin Abi Shalih, dari bapaknya, ia berkata, As-Saluli memberitahukan kepadaku dari Ka'b, ia berkata, "Barangsiapa mengucapkan `alhamdulillah' maka itu adalah pujian atas Allah.

4. Ali bin Al Hasan bin Al Kharraz menceritakan kepada kami, katanya, Muslim bin Abdurrahman Al Jarmi menceritakan kepada kami, katanya, Muhammad bin Mus' ab Al Qargasani menceritakan kepada kami dari Mubarak bin Fadhalah, dari Al Hasan, dari Al Aswad bin Sari bahwa Rasulullah SAW bersabda,

لَيْسَ شَيْءٌ أَحَبُّ إِلَيْهِ الْحَمْدُ ِنَ اللّهِ تَعَالَى , وَلِذَلِكَ أَثْنَيْ عَلَى نَفْسِهِ فَقَالَ : الْحَمْدُ لِلّهِ
"Tidak ada sesuatu pun yang lebih dicintai Allah dari pujian kepadaNya, oleh karenanya Dia memuji atas Dzat-Nya sendiri seraya berfirman, alhamdulillah.”

semoga kita selalu mensyukuri semua karunia ALLAH swt yg telah diberikan NYA kepada kita,,,

Kamis, 13 Oktober 2011

KE DARUL HIJRAH APA YANG HENDAK KAU CARI ?

KE DARUL HIJRAH APA YANG HENDAK KAU CARI ?

Pertanyaan yang singkat tapi padat, untuk para santri/i Darul Hijrah, mereka pasti pernah mendengar kutipan kalimat berikut, karena begitu pentingnya, sekarang pertanyaan tersebut dipermanenkan menjadi kaligrafi tulisan dan di tempatkan di tengah-tengah pondok untuk putra, hal itu karena sangat pentingnya arti akan kehadiran mereka di pondok Darul Hijrah, apa yang mereka cari hingga datang jauh-jauh dari pelosok kalimantan hingga kadang ada yang dari luar kalimantan menuju Darul Hijrah ?

Foto di ambil pada tahun 2008... he...


Perlu disadari oleh setiap santri/i, bahkan setiap dari mereka harus bertanya-tanya kepada diri mereka sendiri : untuk apa aku datang kesini ? apa yang aku cari disini ? apakah untuk mencari teman ? kelas ? nama ? dll.  Kalau datang ke pondok untuk mencari teman atau keramaian, maka maaf, mungkin anda salah alamat, di pasar mungkin adalah tempat yang anda maksudkan, kalaupun maksud masuk pondok ini untuk mencari kelas, maka mungkin di sekolah-sekolah unggulan yang lain anda akan mendapatkan dan memilih kelas yang bisa memenuhi kriteria yang dimaksudkan.

Lalu apa yang seharusnya kita cari di pondok ini ?

Rasulullah SAW bersabda “Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim” (HR. Ibnu Majah, Baihaqi, dll). Berdasarkan dan bersandar pada hadits ini, maka jawaban yang tepat adalah bahwa yang dicari di pondok ini adalah Ilmu dan Pendidikan. 

Kenapa harus ilmu ?

Allah SWT berfirman :
“Adakah sama antara orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” (Az-Zumar(39):9)

“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.”(Al-Mujadilah(58):11)

Dan sabda Rasul :
“Barangsiapa berjalan di satu jalan dalam rangka menuntut ilmu, maka Allah mudahkan jalan menuju jannah. Dan sesungguhnya malaikat meletakkan sayap-sayapnya bagi penuntut ilmu tanda ridha dengan yang dia perbuat. “(Dari hadits yang panjang riwayat Muslim)

“Barangsiapa keluar dalam rangka thalabul ilmu (mencari ilmu), maka dia berada dalam sabilillah hingga kembali.”(HR.Tirmidzi, hasan)

“Barangsiap menempuh jalam untuk mencari ilmu, maka Allah mudahkan baginya jalan menuju surga.”(HR.Muslim)

“Barangsiapa yang Allah kehendaki padanya kebaikan maka Allah akan pahamkan dia adalam (masalah) dien (agama).”(HR.Bukhari)

Apakah yang dimaksud dengan ilmu pada ayat-ayat dan hadits-hadits di atas? Apakah seluruh ilmu? Yang dimaksud ilmu di situ adalah ilmu nafi’ yaitu ilmu yang bermanfaat, yang akan mewariskan kebaikan dan barakah kepada penuntutnya baik di dunia ataupun di akhirat. Karenanya ilmu yang patut dituntut dan diusahakan untuk meraih adalah ilmu syar’i yang dengannya amal akan menjadi baik dan benar. 

Lalu setelah mengetahui hal tersebut, apa yang kita lakukan ?

Perbarui niat untuk menyadari betapa pentingnya niat antum sekalian, karena dengan menyadari dan memahami arti niat tersebut hidup di pondok ini akan merasa bebas dan tenang, masalah makanan yang tidak enak, cucian yang banyak, kelengkapan yang seadanya pun akan menjadi masalah kecil, kalau yang dicari di pondok ini memang ilmu dan pendidikan. Maka sedemikian pentingnya untuk merenungi dan memikirkan pertanyaan diatas tadi agar tidak salah alamat dan tidak menyesal dikemudian harinya.

Teringat pesan dari Ustadz saya dulu yaitu Ust. Zafrullah Hadi, di sela-sela jam pelajaran, beliau mengatakan "Rumus sukses menuntut ilmu itu adalah IM3".... lho,.. apa hubungannya ?
lalu beliau menjelaskan dengan apa yang dimaksud dengan IM3 adalah :
- pertama Idza shodaqol 'azmu wadhohassabiil : maksudnya adalah kalau kita mempunyai niat yang baik dan benar, maka jalan untuk mendapatkan apa yang kita niatkan itu akan menjadi jelas dan mudah.
- kedua Man jadda wajada : ini adalah kata sakti yang sangat mengerikan, maksudnya adalah barangsiapa yang berusaha dan mau bekerja keras, maka ia akan mendapatkannya.
- ketiga Man shobaro zhofiro : maksud dari kalimat ini adalah bahwa barangsiapa yang bersabar atas segala cobaan dan rintangan maka ia akan termasuk ke dalam golongan orang yang beruntung.
- dan yang terakhir Man yazra' yahsud : arti dari kalimat ini adalah barang siapa yang menanam maka niscaya ia akan menuai hasilnya.
Arti kata IM3 itu ternyata adalah gabungan dari beberapa mahfuzhat atau kata mutiara yang kami pelajari sewaktu di pondok, lalu apa maksud hubungan rangkaian kata-kata tersebut ?

Maksudnya adalah, yang pertama kali kita lakukan untuk mencapai sukses dalam menuntut ilmu adalah dengan mempunyai niat yang benar, karena hanya dengan niat yang benar itulah kita sudah mencapai separuh perjalanan untuk sukses dalam menuntut ilmu, dengan niat yang benar, maka hasil yang kita capai walaupun itu sedikit pasti akan terasa memuaskan.
Lalu setelah berniat, kita harus bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu, karena dengan adanya usahalah kita akan merasakan hasil, kalau kita berdiam diri saja, maka apa yang akan kita dapatkan, maka menurut saya mengomentari nyanyian bang haji Rhoma Irama, bukan hanya cinta yang butuh pengorbanan, akan tetapi, menuntut ilmu juga butuh pengorbanan,... hehe... sorry bang haji. 
Lalu yang ketiga setelah niat dan usaha, kita harus bersabar,.. lho apa hubungannya bersabar dengan menuntut ilmu ? maksud bersabar disini adalah bersabar dengan segala halangan, rintangan, cobaan, yang kita hadapi semasa menuntut ilmu, baik itu cobaan balum mudif, tapasan banyak, jadi jasus (mata-mata), dihukum mudabbir, mu'allim, ustadz, dsb. karena sesuatu yang kita dapatkan setelah adanya halangan dan rintangan itu akan terasa lebih manis rasanya.
Lalu setelah niat, usaha, dan sabar, kita akan memasuki proses yang terakhir, bersandar dari Hukum sebab akibat yang merupakan hukum Allah. Tiada seorangpun lolos dari hukum ini, yaitu hasil, hasil yang kita dapatkan berbanding lurus dengan apa yang kita usahakan, jadi kalau kita telah berusaha dengan keras, maka insya allah Allah akan membalas sesuai dengan usaha hambanya tersebut, kalau kita malas, dan malah tidak berusaha sama sekali, maka jangan harap agar kita diberi balasan yang baik.
tapi perlu diingat, kadang kita terlalu fokus dan terobsesi pada hasil, padahal yang lebih penting daripada hasil itu adalah proses pembentukan hasil tersebut. yakinlah bahwa Allah akan memberikan yang kita perlukan bukan yang kita pintakan. Bersyukur dan bertawakkal lah atas segala hasil yang kita dapatkan setelah ketiga proses diatas, hingga proses yang terakhir. Dan ingatlah bahwa semua derita yang di alami manusia berasal dari ulah perbuatannya sendiri. maka jangan pernah menyalahkan tuhan.

Saya mencoba untuk mengingatkan dan merepresentkan sekelumit hal yang seringkali dianggap kecil menjadi sesuatu yang sesungguhnya mempunyai peran yang sangat besar bagi santri/i pondok Darul Hijrah. Semoga setelah kami lulus dari pondok tercinta ini kami senantiasa ingat dan memperbarui niat kami walaupun kami bukan berada di pondok ini lagi. Aamiin ya robbal 'aalamiin.

Senin, 25 Juli 2011

"Jarosy" di Pondok Pesantren Darul Hijrah Putra

Mungkin kalau kita berbicara tentang pengertian lonceng atau yang lebih sering kami sebut Jarosy, dalam Wikipedia artinya adalah suatu peralatan sederhana yang digunakan untuk menciptakan bunyi, bentuknya biasanya adalah sebuah tabung dengan salah satu sisi yang terbuka dan bergema saat dipukul dan alat untuk memukul dapat berupa pemukul panjang yang digantung di dalam lonceng tersebut atau pemukul yang terpisah.

Menurut KBBI, lonceng memiliki dua pengertian, pertama lonceng adalah semacam bel yang dibunyikan untuk menentukan waktu atau memberitahukan sesuatu, sedangkan pengertian yang kedua, lonceng adalah jam besar atau arloji. Lonceng-lonceng besar pada umumnya terbuat dari logam namun lonceng-lonceng kecil dapat pula terbuat dari keramik atau porselen.

Wahai kau yang selalu eksis dimuka mesjid kesayangan kami, berkali-kali orang memukulmu tetapi kau tak pernah mendendam kepada mereka, bahkan engkau kami gantung ditengah-tengah pondok kami, kau bahkan tak berhak untuk dilirik jikalau kami berpas-pasan denganmu, tapi jika suaramu terdengar, maka tidak ada warga pondok yang tak mendengarmu, keberadaaanmu sering diacuhkan, tapi manfaatmu sungguh sangat mengerikan.

Dimulai pada saat aku masuk pondok tercinta ini, sering aku memikirkan apalah arti darimu, karena pada saat aku duduk di sekolah dasar yang kutahu kau hanyalah tanda pergantian pelajaran, atau tanda mulai dan akhir proses belajar siswa, tapi akhirnya aku mengerti, tanpamu tidak akan ada ustadz-ustadz yang aku kagumi, para ahli bahasa, dan fakta yang aku temukan sekarang adalah bahwa tanpamu, pondok darul hijrah tidak akan ada seperti sekarang, karena kaulah detak jantung pondok yang menandakan pergantian kegiatan demi kegiatan yang memenuhi udara para santri pondok tercinta ini, karena dengan kegiatan itulah kami para santri tidak hanya dididik di dalam kelas, tapi juga dididik untuk menjalankan sunnah pondok yang ada di luar jam pelajaran seperti pidato tiga bahasa, pramuka, olahraga, dan sebagainya. Ibarat playmaker pada permainan sepakbola, dirimu menjadi pengatur ritme permainan, dan kami lah yang menjadi pelakon dari ritme yang kau buat dimulai dari kami bangun tidur di pagi hari, hingga kami akan terlelap pada malam harinya.

Kaulah saksi bisu yang menyaksikan bagaimana kerasnya usaha para pendiri pondok membangun dan memperjuangkan pondok ini, yang dulu dimulai dengan hanya empat orang santri, hingga sekarang sudah ribuan orang yang sudah mengenyam pendidikan di pondok ini, betapa tidak vitalnya peran dirimu pada pembentukan kader-kader muda pembangun agama dan bangsa, sungguh aku sangat berterima kasih atas segala karunia Allah yang menjadikanmu bermanfaat sedemikian manfaatnya.